Bidik info.Com.
Palembang, 1 Mei 2026 – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap 2 Mei kembali menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan di Indonesia. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI), Budianto, C.BJ., C.ILJ., menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ajakan nyata untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional.
Dalam keterangannya di Palembang, Jumat (1/5), Budianto menyampaikan bahwa tema Hardiknas 2026, “Mari Bergerak Bersama Wujudkan Pendidikan Bermutu”, harus dimaknai sebagai seruan kolaboratif bagi seluruh elemen bangsa. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat luas.
Menurutnya, pendidikan bermutu harus dibangun di atas tiga pilar utama, yakni inklusivitas, relevansi, dan daya saing global.
Dorong Pendidikan Inklusif
Budianto menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa diskriminasi, baik dari sisi ekonomi, wilayah, maupun kondisi fisik. Pemerataan fasilitas, kualitas tenaga pendidik, serta sarana pendukung dinilai menjadi kunci agar tidak ada anak yang tertinggal.
Pendidikan Harus Relevan dengan Zaman
Selain inklusif, pendidikan juga dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Kurikulum dan metode pembelajaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan tantangan masa depan. Keterampilan seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan penguasaan teknologi menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki peserta didik.
Siapkan Generasi Berdaya Saing Global
Di tengah arus globalisasi, Budianto juga menekankan pentingnya menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional. Ia menilai bahwa standar pendidikan nasional harus terus ditingkatkan tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya bangsa. Dengan demikian, generasi muda Indonesia diharapkan mampu berkontribusi secara global sekaligus mengharumkan nama negara.
Senada dengan hal tersebut, salah satu pejabat dinas pendidikan menyatakan bahwa keberhasilan pendidikan bergantung pada keterlibatan semua pihak. Ia menegaskan bahwa pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Dalam rangka memeriahkan Hardiknas 2026, Budianto juga mengajak seluruh daerah di Indonesia untuk menggelar berbagai kegiatan edukatif, seperti upacara peringatan, lomba karya ilmiah, pameran hasil karya siswa, hingga diskusi publik terkait isu strategis pendidikan.
“Ketika semua pihak bergerak bersama, maka cita-cita menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing global bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan,” tutupnya.
Peringatan Hardiknas tahun ini diharapkan menjadi titik penguat komitmen nasional dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, inklusif, dan siap menghadapi tantangan dunia.
Ade suhanda.,C.BJ.,C.ILJ

Posting Komentar