KMB Siap Kembali Turun ke Jalan, Aksi Jilid II Kawal Tuntas Persoalan SDN 3 Ciasmara

 


Bidik info.Com.

BOGOR 21 agustus 2026 — Koalisi Mahasiswa Bogor (KMB) kembali menyatakan sikap tegas untuk mengawal persoalan kondisi sarana dan prasarana SDN 3 Ciasmara yang dinilai tidak layak digunakan sebagai ruang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).


Setelah aksi unjuk rasa jilid pertama, KMB menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi maupun janji pemerintah. Aksi Jilid II akan menjadi langkah lanjutan untuk memastikan adanya tindakan konkret dan penyelesaian yang jelas dari Pemerintah Kabupaten Bogor.


Ketua KMB, Fahrurozi alias Bung Ambon, menyampaikan bahwa KMB tidak ingin persoalan tersebut berhenti pada respons normatif. Pemerintah harus memberikan kepastian mengenai langkah perbaikan dan penanganan kondisi ruang belajar di SDN 3 Ciasmara.


“Kami akan kawal sampai tuntas. Persoalan pendidikan bukan sekadar bahan pemberitaan atau janji ketika mahasiswa turun aksi. Kami ingin melihat tindakan nyata, bukan hanya kata-kata.”


AKSI JILID II: KAWAL TUNTAS, BUKAN SEKADAR JANJI


KMB menilai fasilitas pendidikan yang aman dan layak merupakan kebutuhan mendasar bagi peserta didik. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan setiap ruang yang digunakan untuk KBM memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, dan kelayakan.


KMB juga menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus menjadi refleksi bersama. Jangan sampai di tengah pembangunan Kabupaten Bogor, masih terdapat peserta didik yang harus belajar dalam kondisi fasilitas yang memprihatinkan.


“Kemerdekaan itu harus dirasakan oleh seluruh rakyat, termasuk anak-anak kita di sekolah. Kalau masih ada siswa yang belajar di ruang yang tidak layak, maka pemerintah harus menjadikan ini sebagai pekerjaan rumah yang serius,” tegas Bung Ambon.


TUNTUTAN KMB


Dalam Aksi Jilid II, KMB kembali membawa tuntutan:


1. Mendesak Pemkab Bogor dan Dinas Pendidikan segera melakukan penanganan nyata terhadap kondisi SDN 3 Ciasmara.


2. Meminta adanya kepastian jadwal dan target perbaikan/pembangunan ruang kelas yang dinilai tidak layak.


3. Mendesak pemerintah memastikan keselamatan siswa dan tenaga pendidik selama proses KBM berlangsung.


4. Meminta transparansi mengenai rencana, anggaran, serta pelaksanaan perbaikan sarana dan prasarana SDN 3 Ciasmara.


5. Mendesak dilakukannya evaluasi terhadap pengawasan dan pemerataan pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Bogor.


6. Meminta seluruh hasil komitmen pemerintah dituangkan dalam langkah yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.


KMB: KAMI AKAN TERUS MENGAWAL


KMB menegaskan bahwa Aksi Jilid II bukan sekadar mengulang aksi sebelumnya, tetapi merupakan bentuk konsistensi mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.


KMB akan terus memantau perkembangan penanganan SDN 3 Ciasmara dan akan kembali menyampaikan aspirasi apabila tidak terdapat progres yang jelas.


“Kami tidak mencari panggung. Kami sedang memperjuangkan hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Selama persoalan ini belum selesai dan belum ada tindakan nyata, KMB akan tetap mengawal. Kami kawal sampai tuntas,” pungkas Fahrurozi.


KOALISI MAHASISWA BOGOR (KMB)

Fahrurozi (Bung Ambon)

Ketua KMB


KAWAL TUNTAS!


PENDIDIKAN LAYAK ADALAH HAK SETIAP ANAK!


KMB TIDAK AKAN BERHENTI SEBELUM ADA SOLUSI NYATA!


Tim  Red 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama