Bidik info.Com.
BOGOR 20 Agustus 2026— Koalisi Mahasiswa Bogor (KMB) menyoroti kondisi sarana dan prasarana pendidikan di SDN 3 Ciasmara yang dinilai tidak layak digunakan sebagai ruang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi para siswa.
Ketua Koalisi Mahasiswa Bogor (KMB), Fahrurozi yang akrab disapa Bung Ambon, menyayangkan masih adanya ruang sekolah yang digunakan untuk proses belajar mengajar meskipun kondisinya dinilai tidak memenuhi kelayakan dan kenyamanan bagi peserta didik.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu hak dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Kondisi ruang belajar yang tidak layak dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan, keselamatan, serta kualitas proses belajar para siswa.
“Kami sangat menyayangkan masih ada ruang sekolah yang kondisinya tidak layak tetapi tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa dan mereka berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan layak.” ujar Fahrurozi.
KMB juga mempertanyakan makna momentum bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah peringatan kemerdekaan, menurut KMB, semangat kemerdekaan seharusnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh masyarakat, termasuk anak-anak yang sedang menempuh pendidikan.
“Kemerdekaan itu untuk siapa dan dirasakan oleh siapa, jika masih ada anak-anak kita yang harus belajar di ruangan yang tidak layak? Jangan sampai peringatan kemerdekaan hanya menjadi seremonial, sementara kebutuhan dasar pendidikan masih terabaikan.” tegasnya.
KMB meminta Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap kondisi bangunan SDN 3 Ciasmara serta mengambil langkah konkret berupa perbaikan atau pembangunan ruang kelas yang memenuhi standar kelayakan.
KMB menegaskan bahwa perbaikan sarana pendidikan di SDN 3 Ciasmara harus menjadi skala prioritas, terlebih menyangkut keselamatan dan masa depan para peserta didik.
“Kami meminta pemerintah daerah tidak menunggu sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Segera turun ke lapangan, lakukan evaluasi, dan prioritaskan perbaikan ruang kelas yang memang sudah tidak layak digunakan,” pungkas Fahrurozi.
KMB berharap Pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan keberpihakan nyata terhadap dunia pendidikan dengan memastikan seluruh siswa mendapatkan ruang belajar yang aman, sehat, nyaman, dan layak, sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Tim Red

Posting Komentar