BOGOR,- Bidikinfo.com - Senin (12/10/2026) — Maraknya kafe dan tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB). Ketua GMPB, Muhammad Ikbal, mendesak Bupati Bogor Rudy Susmanto segera turun tangan melakukan evaluasi dan penertiban menyeluruh terhadap kafe serta THM yang diduga melanggar ketentuan.
Ikbal menilai, pengawasan terhadap aktivitas usaha hiburan di wilayah tersebut perlu diperketat. Pemerintah daerah diminta tidak hanya mengandalkan laporan masyarakat, tetapi juga melakukan pemeriksaan langsung terhadap perizinan, jam operasional, dan kesesuaian kegiatan usaha dengan aturan yang berlaku.
“Kami meminta Bupati Bogor jangan tutup mata. Periksa seluruh kafe dan THM di Cibungbulang. Jika ditemukan pelanggaran, tindak tegas sesuai aturan tanpa pandang bulu. Jangan sampai masyarakat menilai pemerintah melakukan pembiaran,” tegas Ikbal.
Menurutnya, kekhawatiran terhadap perkembangan kasus HIV/AIDS juga harus menjadi perhatian serius pemerintah. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor perlu memperkuat edukasi, pencegahan, pemeriksaan sukarela, serta akses pengobatan bagi masyarakat. Namun, peningkatan kasus HIV/AIDS harus ditangani berdasarkan data resmi dan tidak boleh dikaitkan langsung dengan keberadaan THM tanpa bukti yang valid.
GMPB juga mendesak Bupati Bogor mengevaluasi kinerja jajaran pemerintah kecamatan dan perangkat daerah terkait, khususnya dalam pengawasan ketertiban umum serta kepatuhan perizinan usaha.
“Jangan sampai pengawasan hanya menjadi formalitas. Kami meminta adanya inspeksi menyeluruh dan tindakan konkret terhadap tempat usaha yang terbukti melanggar. Pemerintah harus hadir untuk melindungi kepentingan masyarakat, bukan menunggu persoalan semakin besar,”
lanjutnya.
GMPB menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor agar segera mengambil langkah nyata demi mewujudkan ketertiban, kepastian hukum, dan perlindungan kesehatan masyarakat di Kecamatan Cibungbulang.
Red

Posting Komentar