Bidikinfo Com.*AKPERSI* Boalemo — Momentum bulan suci Ramadhan kembali dimaknai secara substansial oleh Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) melalui agenda buka puasa bersama (bukber) yang diselenggarakan di Warkop Kafe Bincang, Kabupaten Boalemo, pada Rabu (18/03/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan artikulasi dari upaya membangun kohesi sosial dan memperkuat soliditas antar elemen, khususnya antara insan pers dan sektor korporasi.
Bukber yang dilaksanakan di penghujung Ramadhan 1447 H ini menjadi kali kedua setelah agenda serupa digelar pada awal Ramadhan. Secara simbolik, rangkaian ini mencerminkan kesinambungan komunikasi dan komitmen kolektif dalam menyongsong Hari Raya Idul Fitri sebagai titik refleksi sekaligus rekonsolidasi nilai-nilai kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPD dan DPC AKPERSI se-Provinsi Gorontalo, termasuk perwakilan pengurus DPC dari seluruh kabupaten. Kehadiran lintas struktur organisasi ini mempertegas bahwa AKPERSI tidak hanya membangun komunikasi secara vertikal, tetapi juga memperkuat konsolidasi horizontal antar sesama insan pers di tingkat daerah.
Direktur PT IGL BTL, Junaidi, dalam penyampaiannya mengapresiasi inisiatif AKPERSI yang dinilainya mampu membuka ruang interaksi yang konstruktif. Ia menegaskan bahwa relasi yang terbangun tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memiliki dimensi strategis dalam memperkuat jaringan komunikasi yang sehat antara perusahaan dan media.
“Secara institusional, kami menyampaikan terima kasih atas undangan ini. Silaturahmi seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik,” ujar Junaidi.
Lebih lanjut, ia memaparkan capaian perusahaan dalam aspek tanggung jawab sosial, khususnya pada penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah Pohuwato. Menurutnya, sekitar 70 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal, sementara 30 persen lainnya merupakan tenaga teknis dari luar daerah yang disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi.
“Komposisi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendorong pemberdayaan masyarakat lokal tanpa mengabaikan standar profesionalitas,” tambahnya.
Dalam konteks operasional, PT IGL BTL diketahui telah berdiri dan menjalankan aktivitasnya di wilayah barat Kabupaten Pohuwato, tepatnya di Kecamatan Popayato Grup. Keberadaan perusahaan di kawasan tersebut dinilai memiliki implikasi strategis, baik dari sisi penguatan ekonomi lokal maupun penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Senada dengan itu, Asisten CDO PT IGL BTL, Ekomidarto A. Mudi, menilai bahwa forum silaturahmi ini memiliki nilai strategis dalam membangun ekosistem komunikasi yang transparan. Ia menekankan pentingnya peran pers sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif dalam mendorong keterbukaan informasi.
“Silaturahmi ini bukan sekadar interaksi sosial, tetapi juga membuka peluang sinergitas jangka panjang antara perusahaan dan pers dalam menciptakan ruang komunikasi yang akuntabel,” ungkap Ekomidarto.
Sebagai penutup, Ketua DPD AKPERSI Provinsi Gorontalo, Imran Uno, S.Pd.I., C.ILJ, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi organisasi dalam memperkuat legitimasi sosial pers sebagai pilar demokrasi yang adaptif dan responsif terhadap dinamika pembangunan daerah.
Ia menekankan bahwa AKPERSI tidak hanya berfungsi sebagai entitas profesi, tetapi juga sebagai institusi kontrol sosial yang menjunjung tinggi prinsip objektivitas, independensi, dan integritas dalam mengawal arus informasi publik.
“Melalui momentum silaturahmi ini, kami ingin memastikan bahwa relasi antara pers dan korporasi berjalan dalam koridor profesionalisme. AKPERSI akan tetap berada pada posisi strategis sebagai mitra kritis yang konstruktif, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan hak publik atas informasi,” tegas Imran Uno.
Dengan demikian, bukber ini tidak hanya berhenti pada dimensi seremonial keagamaan, tetapi juga bertransformasi menjadi medium dialog yang produktif. Ia menegaskan bahwa relasi antara pers dan korporasi bukanlah relasi yang saling menegasikan, melainkan hubungan dialektis yang saling menguatkan dalam kerangka pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sumber rilis : *Humas DPD Akpersi Gorontalo*
ade suhanda.,C.BJ.,C.ILJ

Posting Komentar