Bidik info.Com.
Pandeglang, Selasa 20 Oktober 2026 – Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan (AMPP) Pandeglang hari ini telah melaksanakan Aksi Jilid II di Kabupaten Pandeglang.
Novan ahmad fauzan menyampaikan Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa atas dugaan bobroknya pengelolaan infrastruktur jalan. AMP3 menyoroti tiga kejanggalan besar yang saling berkaitan di tubuh Dinas PUPR Pandeglang.
Pertama, dugaan pembangunan Pokir DPRD Pandeglang Proyek Konsol di Desa Cijarang, Kecamatan Cimanggu yang tidak sesuai spesifikasi. Kedua, adanya dugaan praktik setoran proyek melalui koordinator proyek. Ketiga, adanya dugaan *monopoli proyek di tubuh PUPR Pandeglang*, dimana proyek strategis diduga hanya dikuasai segelintir rekanan.
"Ini bukan sekadar soal jalan rusak, ini soal sistem yang sengaja dipelihara. Kalau proyek dimonopoli kroni, kualitas pasti dikorbankan," tegas Korlap dalam orasinya.
*7 POIN TUNTUTAN RESMI AMPP:*
1. Mendesak Bupati harus tegas dalam persoalan pembangunan infrastruktur jalan yang diduga ada tindakan melawan hukum, dugaan setoran proyek, dan monopoli proyek.
2. Mendesak Bupati harus segera menindak dan mengevaluasi Kadis DPUPR Pandeglang yang diduga menyalahgunakan jabatan.
3. Mendesak DPUPR harus segera menindak pembangunan di Desa Cijarang, Kecamatan Cimanggu.
4. Mendesak Kejaksaan Pandeglang harus cepat dan tanggap atas dugaan tindakan melawan hukum.
5. Menegaskan Pandeglang di ambang kehancuran akibat pejabat maruk dan tidak bertanggung jawab.
6. Mendesak Bupati harus segera hapus koordinator proyek yang diduga kuat menjadi pintu masuk setoran dan alat monopoli proyek.
7. Mendesak Bupati dan Kadis PUPR membuka data transparansi rekanan proyek APBD 2 tahun terakhir untuk membuktikan tidak ada monopoli proyek di tubuh PUPR pandeglang.
Tim Red

Posting Komentar